Tips Menyimpan Bahan Masak agar Awet dan Segar di Rumah
Tips Menyimpan Bahan Masak agar Awet dan Segar di Rumah
Menyimpan bahan masak dengan cara yang tepat sangat penting agar tetap segar, awet, dan tidak cepat rusak. Selain menghemat pengeluaran, bahan masakan yang terjaga kualitasnya juga membuat masakan lebih sehat dan lezat.
๐ฅฆ 1. Pisahkan Bahan Basah dan Kering
Simpan bahan basah seperti sayur, daging, dan ikan terpisah dari bahan kering seperti beras, tepung, dan bumbu kering. Hal ini mencegah kelembapan berlebih yang dapat menyebabkan jamur dan bau tidak sedap.
❄️ 2. Gunakan Kulkas Sesuai Fungsinya
- Chiller: Sayuran, buah, tahu, tempe
- Freezer: Daging, ayam, ikan
- Pintu kulkas: Saus, kecap, minuman
๐ฅ 3. Jangan Cuci Sayur Sebelum Disimpan
Sayuran sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan karena air dapat mempercepat pembusukan. Cuci sayur hanya saat akan digunakan agar tetap segar lebih lama.
๐ง 4. Simpan Bumbu Dapur dengan Wadah Tertutup
Bawang merah, bawang putih, dan rempah kering sebaiknya disimpan di wadah terbuka tapi kering, sementara bumbu halus bisa disimpan dalam wadah tertutup di kulkas.
๐ 5. Pisahkan Buah yang Menghasilkan Gas
Buah seperti apel dan pisang menghasilkan gas etilen yang bisa mempercepat pematangan buah lain. Simpan buah-buahan ini secara terpisah agar tidak cepat busuk.
๐ง 6. Gunakan Wadah Kedap Udara
Gunakan wadah kedap udara atau ziplock untuk menyimpan bahan makanan. Cara ini membantu menjaga kelembapan dan mencegah kontaminasi bau dari bahan lain.
๐ก Tips Tambahan
- Gunakan label tanggal penyimpanan.
- Gunakan metode FIFO (First In First Out).
- Periksa bahan masak minimal seminggu sekali.
Dengan cara penyimpanan yang tepat, bahan masak bisa lebih awet, segar, dan hemat di rumah.

Komentar
Posting Komentar